GURU PENGGERAK 2020, GURU SMAN 2 NARMADA REGISTRASI.

Guru di NTB Antusias Ikuti Program Guru Penggerak Kemendikbud MATARAM-Program Guru Penggerak yang digulirkan Kemendikbud dihajatkan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru. ”Daerah kami masuk daftar seleksi program itu,” kata Kepala Dinas Dikbud Sumbawa H Sahril, pada Lombok Post, Minggu (1/11/2020). Guru Penggerak merupakan pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik. Termasuk aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid. Serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila. ”Ini kebijkan yang sangat bagus dan kami tentu mendukungnya,” jelas dia. Di NTB, ada tujuh kabupaten yang menjadi sasaran program guru penggerak. Seleksi angkatan pertama berlangsung 13-22 Juli, untuk Lombok Timur dan Bima. Sedangkan angkatan kedua, proses seleksi berlangsung 13 Oktober hingga 7 November. Meliputi Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Tengah dan Lombok Barat. ”Beberapa tahapan atau prosesnya, mulai dari administrasi, penilaian biodata dan esai, serta tes bakat skolastik,” jelas Sahril. Tahap kedua meliputi simulasi mengajar dan wawancara. Sahril menjelaskan, guru di Sumbawa sangat antusias mengikuti program guru penggerak. ”Melalui SIM PKB-nya, mereka langsung daftar secara mandiri,” ujar dia. Guru penggerak akan berperan menggerakkan komunitas belajar. Baik untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya. Mereka menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah. Mereka juga mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah. Termasuk membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan. Tak ketinggalan menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah. Tiap daerah, hanya dibatasi kuota 42 orang guru, untuk semua jenjang. ”Kuotanya memang sedikit tetapi dengan seperti itu, justru membuat guru semakin bersemangat,” pungkasnya. Terpisah, Kepala Seksi GTK SMA dan PK pada Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Tugas Pembantuan Dinas Dikbud NTB Rizaldi Harmonika Ma’az mengatakan, sosialisasi kepada guru sudah dilakukan. ”Dinas dan perwakilan pengawas, kepala sekolah dan guru SMA sejumlah 63 orang mengikuti kegiatan sosialisasi secara daring dari dirjen GTK Kemendikbud,” jelasnya. Guru menyambut baik program tersebut. Buktinya, angkatan pertama, guru yang mendaftar dari Bima dan Lombok Timur lebih dari 600 pendaftar. ”Harapannya angkatan kedua ini lebih banyak, karena ada lima kabupaten yang ikut serta,” tegas dia. (yun/r9)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- SOSIALISASI DIRJEN PAJAK LOMBOK BARAT DI SMAN 2 NARMADA
- IMTAQ PAGI MENGISI RAMADHAN
- Marhaban ya Marhaban
- PENGUMUMAN KELULUSAN 2021/2022
- KEJUARAAN BRIDGE SE-NTB 2021 DI SMAN 2 NARMADA
Kembali ke Atas


